Sekilas Info

SEKILAS KOTA

Selayang Pandang

Tarakan berasal dari bahasa Tidung yang artinya tempat singgah ( Tarak ) dan makan ( Ngakan ), sesuai dengan namanya pulau ini sebagai tempat persinggahan atau tempat istirahat dan melakukan barter kaum nelayan dari kerajaan Tidung pada masa sebelum datangnya Kolonial Belanda.

Kota Tarakan terletak pada 30 14 23 30 26 37 Lintang Utara dan 1170 30 50 1170 40 12 Bujur Timur, dengan luas wilayahnya mencapai 657,33 Km2, terdiri atas wilayah daratan seluas 250,80 Km2 dan wilayah lautan seluas 406,53 Km2. Suhu udara minimum 24,80 C dan maksimum 31,40 C, dan kelembabab rata-rata 85%, curah hujan dalam 5 tahun terakhir rata-rata 366,36 mm/bulan dan penyinaran rata-rata 44,84%.

Kota Tarakan memiliki posisi yang strategis bagi Propinsi Kalimantan Timur, yaitu sebagai penggerak pertumbuhan wilayah utara Propinsi Kalimantan Timur dan Pintu Gerbang kedua ( second gate ) bagi Kalimantan Timur setelah Kota Balikpapan, selain merupakan kota transit perdagangan antara Indonesia Malaysia Philipina.

Jumlah penduduk Kota Tarakan terus meningkat. Pada tahun 1945, penduduk lokal Kota Tarakan yang umumnya dari suku Jawa, Thionghoa, dan Tidung tercatat hanya sekitar 5.000 orang ( menurut sumber lisan pada waktu itu sudah ada penduduk dari suku Bugis ). Pada pertengahan tahun 2006 meningkat 171.690 jiwa atau menjadi 34 kali dalam rentang waktu 61 tahun. Kepadatan penduduk saat ini sebesar 687 jiwa/Km