Sekilas Info

BERITA KOTA

setiap-barang-kemas-ulang-wajib-cantumkan-label-kadaluarsaTarakan,- Dinas Perindustrian Koperasi Provinsi Kalimantan Utara bersama Pemerintah Kota Tarakan lakukan sidak gabungan ke beberapa Supermarket dan Swalayan di Tarakan terkait dugaan maraknya peredaran aneka produk makanan dan minuman yang diindikasikan telah kadaluarsa (expired), Rabu(05/04).

Disampaikan Septy Yustina selaku Kasi Perlindungan Konsumen Disperindagkop Provinsi Kalimantan Utara, dalam melindungi konsumen sesuai UU Nomor 8 Tahun 1999, dimana setiap barang yang beredar dipasaran perlu dilakukan pengawasan.

Lebih lanjut Yustina sampaikan, operasi ini dilakukan mengingat banyaknya pelaku-pelaku usaha yang mungkin secara tidak sengaja menjual atau mensuplai barang makanan yang kadaluarsanya tidak diperhatikan serta kemasan-kemasan yang tidak mengunakan label.

“Setiap barang yang dikemas ulang wajib mencantumkan label, lengkap dengan informasinya baik itu waktu kadarluasanya serta komposisi dari prokduk tersebut,” ungkap Yustina.

Dari hasil temuan yang didapati oleh Tim, hanya terdapat kemasan-kemasan yang rusak serta barang kemasan isi ulang yang tidak menggunakan label, hal ini akan kita tindak lanjuti sebagai upaya pembinaan bahwa barang-barang seperti ini tidak layak di display atau dijual kepada konsumen.

“Mudah - mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat memberikan kenyamanan dan (menjawab) kekhawatiran masyarakat, bahwa apa yang dikomsumsi itu aman,” pungkasnya.

Ditegaskannya, jika pelanggaran tersebut masih dilakukan oleh oknum pengusaha maka sanksi akan menunggu, yakni dapat dikenakan Undang -Undang Perlindungan Konsumen.

OZ–DD–ARD, DKISP Kota Tarakan



kembali | Cetak