Sekilas Info

BERITA KOTA

mahasiswa-anu-studi-sejarah-the-second-world-war-di-tarakan
Tarakan,- Sembilan mahasiswa S2 dari Australia National University Australia (ANU) didampingi Dosen Australia National University mengunjungi beberapa tempat peningalan sejarah Perang Dunia ke II (The Second World War) di Pulau Tarakan.

Glenn Hudson selaku Mahasiswa S2 ANU yang mendampingi Dosen Besar Dr Garth Pratten mengatakan, kedatangan mereka di Tarakan dan Balikpapan merupakan salah satu study sejarah keterlibatan tentara Australia dalam konflik perang sebagai misi perdamaian di pulau ini Jumat, (14/07).

“Tarakan, tempat terjadinya pertempuran antara pasukan Australia dengan tentara Jepang pada Perang Dunia II 1945. tujuan kami melakukan penelitian sejarah serta melihat langsung bagaimana tempat tentara Australia bertempur disini dahulu”, ungkap Hudson

Setelah mengunjungi beberapa tempat sejarah yang ada di Tarakan, mulai dari Monument Australia, bungker pertahanan dan meriam-meriam peningalan belanda, Glenn Hudson bersama rekan-rekannya berkesempatan mengunjungi Museum Sejarah Perang yang terletak di Kampung Empat.

Selain itu Hudson bersama rekannya kemarin mengunjugi pantai lingkas (jembatan besi), yang sebagaimana diketahui pada waktu perang, pantai ini dijadikan tempat pendaratan pertama (the first landing) bagi tentara Australia dari Battalion II/48.

“ dapat kita bayangkan sangat sulitnya tentara Australia masuk melalui pantai ini dan kita sangat bangga mereka adalah tentara yang berani, baik hati serta melucuti penjajah Jepang”, ungkap Hudson.

Hudson mengatakan, operasi pertama tentara Australia di Pulau Tarakan dalam peristiwa perang dunia II sekitar 1 Mei hingga 19 Juni 1945 merupakan sebuah sejarah bagi Bangsa Australia.

Hudson menambahkan selain Balikpapan dan Tarakan mereka dan rekan-rekannya akan bertolak ke Labuan Malaysia dimana disini merupakan salah satu daerah operasi Meliter Australia saat diduduki oleh tentara Jepang.

OZ – DD – ARD, DKISP Kota Tarakan

kembali | Cetak

Berita Terkait


5 (lima) Berita Umum sebelumnya :

1. HUT Bayangkara diwarnai aksi teror [2017-07-13] [dibaca: 76 kali]
2. Tiga Negara jalin kerjasama lawan kelompok radikal [2017-07-05] [dibaca: 70 kali]
3. Dua Kapal Perang Malaysia dan Filipina tiba Tarakan [2017-06-17] [dibaca: 148 kali]
4. Tiga Ribu Pasukan siaga diwilayah pebatasan [2017-06-13] [dibaca: 112 kali]
5. Kemenlu Janji Promosikan Tarakan di Luar Negeri [2017-04-11] [dibaca: 113 kali]